Bahasa:
INDONESIA ENGLISH
BERANDA PETA SITUS PEMUTAKHIRAN Cari
 
 

 

BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

Masa Bakti 1998 - 1999

 
     
 
 

KENDALI TAMPILAN CANTUMAN

KEPUSTAKAAN TERKAIT PRESIDEN

PRESIDEN-PRESIDEN RI

Soekarno
Masa Bakti 1945-1966
Soeharto
Masa Bakti 1966-1998
BJ. Habibie
Masa Bakti 1998-1999
Abdurrahman Wahid
Masa Bakti 1999-2001
Megawati Soekarnoputri
Masa Bakti 2001-2004
Susilo B. Yudhoyono
Masa Bakti 2004-2014
Joko Widodo
Masa Bakti 2014-
 

KELUARGA

Detail cantuman
< Kembali ke daftar >
Nama :

Ilham Akbar Habibie

Hubungan :

Anak

Riwayat Singkat :

foto Ilham Akbar Habibie Ilham Akbar Habibie, lahir di Aachen, Germany pada tanggal 16 May 1963, ilham anak pertama pasangan Bucharuddin Jusuf Habibie dengan Hasri Ainun Besari. Lahir dan besar di luar negeri, bagi Ilham Akbar Habibie, di satu sisi merepotkan, tapi di sisi lain sangat menguntungkan. Sebab kebiasaan membaca dan mendapatkan bahan bacaan sangat didukung oleh pemerintah.
Lahir dan besar di Jerman, Ilham tumbuh sebagai manusia yang menyukai beragam bacaan. Hasilnya, dia berhasil menjadi ilmuwan dan pengusaha. Dia bahkan mendapat penghargaan dari pemerintah berupa Bintang Satyalancana Wira Karya dan Adikarsa Pemuda atas prestasinya.
Ilham suka macam-macam buku. Selain buku teknik dan bisnis, silham juga suka buku fiksi dan filsafat. Fiksi ilmiah yang sangat disukai adalah karya Dan Brown yang menulis Da Vinci Code,” hal itu ia kemukakam usai peresmian Alumni Club University of Chicago di Hotel Four Season.
Jebolan Phd dengan predikat summa cum laude dari Technical University of Munich, Jerman, itu mengakui Dan Brown mampu membuat novel yang menghibur.
Namun lebih dari itu, dalam setiap karya Brown, Ilham mengaku selalu mendapatkan sesuatu yang tidak diketahui sebelumnya. “Ini mendukung kesukaan nya untuk selalu meningkatkan pengetahuan.
Sayangnya, saat ini Ilham termasuk orang yang sangat sibuk. Tak hanya memegang sejumlah posisi penting di beragam perusahaan swasta dan pemerintah, dia juga masih tetap memimpikan pesawat rancangannya mengudara.
Akibatnya, tak setiap hari dalam kesibukannya itu Ilham bisa menyempatkan diri untuk membaca buku. “Sekarang memang tidak bisa setiap hari baca buku. Tetapi bisa saya pastikan sekurang-kurangnya dua hingga tiga buku yang tebal pasti di selesaikan dalam sebulan.”
Tentu saja selain karya Brown yang mencuri hatinya. Karya Pramudya Ananta Toer, yang memukau pembaca di seluruh dunia dan pernah diharamkan oleh Orde Baru, pun dia lahap.
Menurut dia, buku-buku Pram sangat menarik sebab selain cara penulisannya sangat baik, dari novel-novel tersebut sangat jelas terlihat penguasaan Pram yang mendalam terhadap hal-hal yang ditulisnya.
Ilham banyak menemukan hal-hal yang seringkali sebelumnya tidak di ketahui karena tidak pernah dibahas dalam buku sejarah. Meski tak dapat dihindari aspek politis masuk dalam karya-karya Pram.”
Ilham juga termasuk penggemar cerita-cerita kriminal yang menegangkan dan memaksa orang berpikir. Salah sa-tunya karya Jan Willem van Witering asal Belanda.
Menurut Ilham, penulis itu tak hanya mahir menulis novel cerita detektif yang rumit, tetapi selalu berusaha memandang setiap persoalan yang terjadi dengan falsafah Budha yang harmonis dan humanis. Di matanya, karya Van Witering unik sebab setiap kasus tidak dilihat siapa pelaku-nya tetapi alasan pelaku melakukan tindakan tersebut.
Novel setebal bantal pun dia lahap. Sebut saja karya Umberto Echo dari Italia yang spesialis novel sejarah seperti Enemy of the Rose yang menceritakan betapa sulitnya mendapatkan pendidikan di Eropa pada abad pertengahan saat hirarki otoriter gereja berkuasa.

Ilham menikah dan di karuniai tiga anak.
Pendidikan Formalnya:
1969 – 1973 : Elementary School Windmuehlenweg, Hamburg, Germany;
1973 – 1981 : High School Hochrad, Hamburg, Germany;
1981 – 1986 : Technical University of Munich, Germany (Faculty of Mechanical Engineering, Sub-Faculty Aeronautical Engineering);
February 1987 : Graduated as Diploma – Ingenieur (Technical University of Munich, Germany) with Cum Laude;
July 1994 : Graduated as Doktor – Ingenieur (Technical University of Munich, Germany) with Summa Cum Laude;
April – June : International Executive Program, INSEAD, Fontainbleau, France, and
1999 Singapore;
2001-2003 : Executive MBA Program, Graduate School of Business, University of Chicago, Singapore Campus.
2003 : Graduated as MBA (Graduate School of Business, University of Chicago).
Riwayat Pekerjaan:
2002 – now : C.E.O. / President, PT. ILTHABI Rekatama (IR); (privately-owned Financial Holding and Investment Company)
2002 – now : Commissioner of PT. Asuransi Wuwungan (General Insurance, associate company of IR)
2003 – 2006 : C.E.O. / President Director of PT. Global Group Asia; (Aerospace Spare Parts Trading, subsidiary of IR)
2003 – 2004 : Chairman of PT. Industri Mineral Indonesia; (Kaolin Mining, subsidiary of IR)
2004 – now : Commissioner of PT. Citra Tubindo, Tbk; (Pipe Manufacturing, publicly listed in Jakarta, Indonesia, investment of IR)
2004 – now : Chairman of Mitra Energia Ltd. (Oil & Gas Exploration and Production, associate company of IR)
2005 – now : C.E.O. / President Director, PT. Industri Mineral Indonesia;
2005 – now : C.E.O. / President Director, PT. ILTHABI Bara Utama; (Coal Mining, subsidiary of IR)
2005 – now : Chairman of PT. Ilthabi Sentra Herbal; (Herbal Medicine, subsidiary of IR)
2006 – now : Commissioner of PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah; (Investment Company, owned by Province of Central Java)
2006 – now : Commissioner of PT. Global Group Asia.
2006 – now : Commisioner of Sound Oil plc (Oil & Gas Exploration and Production, publicly listed in London, associate company of IR)
Sumber:
1)selular.co.id
2)Bisnis Indonesia Edisi: 09/10/2005


Foto Lainnya :

< Kembali ke daftar >